EXtreme Seo Service

Loading...

EXtreme Seo Service

K-Pop News - March 15, 2023

The Baby Garden, Sekte Sesat Pemilik Toko K-Pop Synnara Record

Sekte sesat di Korea Selatan, The Baby Garden (Taman Bayi), menjadi perbincangan usai Netflix menayangkan serial dokumenter bertajuk In the Name of God: A Holy Betrayal.Selain sekte JMS, sekte The Baby Garden tidak kalah menjadi sorotan. Pendiri sekte Taman Bayi, Kim Ki Soon, disebut sebagai predator seksual.Bahkan, baru-baru ini sekte tersebut menggugat Netflix untuk menghentikan penayangan hingga meminta ganti rugi.Lantas, bagaimana kultus ini bekerja dan apa saja fakta terkait gugatannya? Simak di artikel ini, ya Sobat.

Kultus The Baby Garden

Ini dia Sobat informasi yang bisa diketahui seputar kultus sesat The Baby Garden.

1. Kultus The Baby Garden Memiliki Aturan Ketat

Kim Ki SoonFoto: Kim Ki Soon (Thecinemaholic.com)Kultus ini memiliki aturan ketat yang harus ditaati oleh para anggota. Namun, aturan ini dinilai sangat tidak masuk akal dan tidak manusiawi.Beberapa aturan di antaranya, tidak mengizinkan pasangan, laki-laki dan perempuan tidur dalam satu ruang.Aturan ini bertujuan untuk menjalani kehidupan suci. Namun, Kim Ki Soon justru melakukan sebaliknya. Ia tidur seranjang dengan banyak lelaki.Salah satu mantan pengikut The Baby Garden menyebutkan bahwa Kim tidak pernah tidur sendiri dan selalu ada pria yang menemaninya tidur.

2. Sosok Kim Ki Soon

Kim Ki Soon, 83 tahun, merupakan pendiri sekte The Baby Garden yang juga merupakan presiden dari Synnara Record.Synnara Record adalah platform terkenal asal Korea Selatan yang menjual berbagai album dan merchandise K-Pop.Melalui serial dokumenter In the Name of God: The Holy Betrayal, Synnara Record mampu berdiri karena uang yang didapatkan dari para pengikut Kim Ki Soon.KKS memaksa pengikutnya untuk mengikuti aturan yang ia buat yaitu dengan membayar uang ketika bergabung.Jika tidak memiliki uang, calon pengikut harus bekerja dari subuh hingga malam hari. Nah, uang yang didapat dari anggota itulah membuat KKS mampu mendirikan Synnara Record. Keahliannya dalam berbicara mampu mendapatkan kepercayaan dari orang lain sehingga sekte ini mampu berdiri dengan kokoh di Incheon, Korea Selatan.

3. Dalang Kematian Choi Nak Gwi

Choi Nak GwiFoto: Choi Nak Gwi (Vietnam.postsen.com)KKS disebut sebagai dalang kematian Choi Nak Gwi, yaitu seorang anak laki-laki yang ia kunci di dalam kandang babi.Ia diduga memerintah pengikut sekte tersebut untuk memaksa Nak Gwi memakan sampah dan tinja babi.Sayangnya, bibi Nak Gwi yang terpengaruh oleh ajaran itu, ikut memukuli Nak Gwi meski ia tidak bersalah hingga Choi Nak Gwi kehilangan nyawanya.Nak Gwi kemudian mengembuskan napas terakhir pada 1987 dan meminta ibunya menandatangani sertifikat meninggal karena serangan jantung.Akibatnya, Kim Ki Soon pun dituntut, tapi karena kurangnya bukti, dakwaan KKS dibatalkan. Misteri ini pun masih belum terpecahkan, Sobat.

4. Menuntut Netflix

Setelah keseluruhan episode In the Name of God: The Holy Betrayal tayang di Netflix, dunia menjadi heboh terutama Korea Selatan.Mengutip dari Allkpop, pemuka agama The Baby Garden mengatakan bahwa episode 5 dan 6 adalah informasi yang salah baik mengenai sektenya maupun KKS.Permohonan perintah ini diberikan kepada Netflix Korea, MBC, dan produser dokumenter Cho Sung Hyun.Kultus ini meminta ganti rugi seharga 10 juta KRW atau Rp117 juta per hari selama episode ke-5 dan 6 terus ditayangkan.Mereka juga meminta pengadilan untuk melarang penayangan episode 5 dan 6 yang berjudul The Baby Garden, On the Way to the Heaven dan The Baby Garden of Death.

5. Melarang SBS menayangkan Unanswered Questions

Kim Ki SoonFoto: Kim Ki Soon (Thecinemaholic.com)Masih mengutip dari Allkpop, The Baby Garden juga mengajukan larangan kepada SBS untuk menayangkan Unanswered Questions.Unanswered Questions merupakan program investigasi SBS. Program ini menayangkan misteri yang belum terpecahkan di Korea Selatan yang di dalamnya secara khusus membahas The Baby Garden.Nah, itulah informasi seputar The Baby Garden yang bisa Sobat ketahui. Bagaimana tanggapan Sobat?